Hari iniĀ saya merasa badan saya terutama persendian lutut dan siku seperti mau copot. Pagi-pagi tenggorokan sudah seperti baru ditonjok, sakit banget boy. Siangnya sekitar jam 13.00, tiba-tiba air mata jatuh, hehehe, jangan salah paham, ini karena badan saya sangat panas. Mata Kuliah terakhir, Daya dan Energi, saya ikuti dengan setengah hati. Kepala saya tidak bisa diajak kompromi lagi, sakit. Waduh, setiap 1 menit mata mencuri-curi pandang pada jam dinding, bertanya-tanya kapan kuliah ini berakhir. Belum lagi AC ruangan yang membuat badan saya menggigil. Tapi yah saya tidak memberitahukannya pada teman-teman. Masa mereka harus berpanas-panasan di dalam ruangan hanya karena kepentingan saya sendiri.
Akhirnya kuliah berakhir juga. Seperti diteror, Risa mewanta-wanti untuk segera pulang, membeli obat dan istirahat. Setelah punching out, saya langsung memacu kendaraan saya ke ATM, mengambil uang, membeli makanan dan segelas jus jambu merah yang kaya vitamin C. Saat jus dibuat, saya tak henti-hentinya menelan ludah, terbayang jika kerongkonganku yang kering dibasahi jus jambu merah itu. Pasti segar sekali bukan? Setelah itu saya ke apotik, membeli obat yang dipesan Risa, Democolin katanya. Nah, naas yang pertama, dalam perjalanan saya tidak menyadari kalau plastik yang digunakan untuk mengantongi jus jambu tadi bocor bagian bawahnya. Saya baru menyadarinya saat merasakan bahwa plastik yang saya gantung distang motor tersebut mulai terasa ringan dan dengan mudahnya tertiup angin. A****g….
Saya ke warung jus lain di dekat kost-kostan dan membeli jus jambu yang baru, hanya kelihatannya tidak senikmat yang tadi. Sesampainya di kost, saya makan, minum jus bersama si Democolin. Badan makin panas dingin. Setelah itu saya pun berbaring, naas yang kedua…A****g….baru saja saya meletakan kepala…saya merasakan ada sesuatu yang kecil-kecil geli merambat di badan saya. SEMUT!!!! Dibagian kepala kasur saya ada banyak sekali semut, sangat banyak.. Akhirnya saya bersihkan. Mengangkat kasur ke luar, mengibas-ngibaskannya dan menyapu semut-semut yang tercecer di lantai kamar. Setelah itu, barulah saya dapat beristirahat dan syukurlah, sampai saat ini badan saya sudah berangsur membaik.
hehehehe…



isdaryanto berkata,
Desember 16, 2009 @ 4:10 pm
kunjungan perdana sob..kasih shoutmix dong biar bisa jalan2…salam sukses selalu..
kwbx berkata,
Desember 17, 2009 @ 11:27 am
alah…
dasarnya kamu uda tua,trus penyakitan..
kan nek simbah-simbah kaya gitu…
hehehehe..
tapi kadang ku juga gitu.palagi nek lagi kecapean to kedinginan.wuih,rasanya pengen dicopot aja lututnya..
gajah_pesing berkata,
Desember 21, 2009 @ 7:24 am
terbukti bahwa kamu manis, buktinya disukai para semut
JOSSI ELBE berkata,
Desember 27, 2009 @ 2:47 pm
E jangan copot kaki,tangan,lutut,dan sikunya lbih baik copot rambutx,BIAR GUANTENG KAYAK ADENYA YANG MIRIP C.RONALDO
rhudie1990 berkata,
Juni 19, 2010 @ 4:02 am
mmmmm