Pada tulisan sebelum ini di bagian satu, saya sudah membahas sedikit tentang terumbu karang dan alga yang hidup di terumbu karang. Proses yang terjadi pada efek pemanasan global terhadap ekosistem terumbu karang tidak lepas pada proses yang telah lama kita pelajari yakni Fotosintesis. Maka tulisan kali ini saya akan kembali membahas sedikit tentang Fotosintesis.
Fotosintesis
Fotosintesis berasal dari kata fotos (cahaya) dan sintesis (pembentukan). Fotosintesis merupakan proses pembentukan makanan dengan menggunakan cahaya. Proses ini dapat dilakukan oleh organisme autotrof karena memiliki klorofil. Klorofil berfungsi sebagai penangkap cahaya. Klorofil adalah zat hijau daun yang terdapat di dalam Kloroplas. Reaksi kimia Fotosintesis dapat ditulis sebagai berikut:
CO2 + H2O -> C6H12O6 + O2
Pembentukan zat makanan ini membutuhkan cahaya dalam prosesnya. Dari berbagai spektrum cahaya yang dihasilkan matahari, sinar merah dan sinar nila lah yang paling banyak digunakan (diserap klorofil).
Pembahasan Fotosintesis kali ini digunakan untuk menganalisis efek pemanasan global terhadap ekosistem terumbu karang.



Kapten Agil "Mencari Tahu" berkata,
Januari 24, 2010 @ 1:08 pm
wah…,mas sya malah g ngerti! walaupun dah baca..
bisa di jelaskan kesimpulannya aja, efeknya apa ya?
didtav berkata,
Januari 25, 2010 @ 5:58 am
numpang pertamaxx
KangBoed berkata,
Januari 25, 2010 @ 1:46 pm
waaaaaaaah.. jadi ingat jaman sekolah dulu mas..
didta berkata,
Januari 25, 2010 @ 2:06 pm
saya juga numpang pertamaxxx
dwi berkata,
Januari 31, 2010 @ 11:51 am
wah pelajaran kayak gini saya sudah lupa semua
alamendah berkata,
Januari 24, 2010 @ 1:21 pm
(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
komentar saya ketangkep akismet, ya?
KangBoed berkata,
Januari 25, 2010 @ 1:47 pm
langsung mas Alam AMAAAAAAAAAAAAAN….
kaptenagil berkata,
Januari 27, 2010 @ 2:10 pm
Pertamaxnya sudah saya AMbil..hihihi…
alamendah berkata,
Januari 24, 2010 @ 1:22 pm
(maaf) izin mengamankan KETIGA dulu. Boleh kan?!
masih “pemanasan” sebelum pembahasan utama ttg pemanasan global..
lanjutkan.
KangBoed berkata,
Januari 25, 2010 @ 1:48 pm
yayaya lanjutkaaaaaaaaaaan….
darahbiroe berkata,
Januari 24, 2010 @ 1:41 pm
next time saya juga akan pertamax disini ditunggu ajah wakwkakwka
bayuputra berkata,
Januari 24, 2010 @ 1:45 pm
CO2 + H2O -> C5H12O6 + O2 wah reaksi fotosintesis ….
100% materi saya kuliah dulu mas alfaro … (mata kuliah Botani Tumbuhan Tinggi dan Anatomi Tumbuhan) …
kalau bukan kita yang menjaga dan melestarikan .. siapa lagi…. hee
selamat malam mas..selamat malam senin.
sunarnosahlan berkata,
Januari 25, 2010 @ 4:40 am
memang dulunya Pak Bayu kuliahnya Fakultas apa?
bayuputra berkata,
Januari 25, 2010 @ 9:39 am
heee malu pak menjawabnya … Biologi pak … sama seperti bapak sunar,, hanya masih guru honor pak …
(mau bilang guru biologi tetapi malu pak karena masih minim pengalaman, malu sama bapak, bapak kan guru biologi hee)
sunarnosahlan berkata,
Januari 25, 2010 @ 1:22 pm
saya juga honorer kok sama, asli swasta malah
BENY KADIR berkata,
Januari 24, 2010 @ 2:08 pm
Slmt mlm,Mas.
Tadi sempat ke bagian 1,maklum baru bisa berkunjung ke sini.
Pemanasan global tdk pandang bulu, keberlangsungan biota laut pun terancam.
Butuh perhatian global juga,Mas agar bumi ini tetap nyaman utk dihuni.
Agus Purwoko berkata,
Januari 24, 2010 @ 2:40 pm
Untuk kesekian kali saya datang! Semoga tdk bosan!
dafiDRiau berkata,
Januari 24, 2010 @ 2:44 pm
Saya edit juga tulisan di blog supaya bisa link kesini ya mas
Siti Fatimah Ahmad berkata,
Januari 24, 2010 @ 2:45 pm
Salam takzim
Terima kasih atas info di atas, alam sekitar kita yang menghijau semakin sakit dan memerlukan penjagaan rapi serta pemuliharaan yang sempurna. jika tidak kita akan kekurangan oksigen disebabkan keadaan iklim dunia yang semakin berubah-ubah rona kehidupannya. salam mesra dan tahniah atas keperihatinan terhadap alam sekitar. Go Green mas Alfaro.
an9el berkata,
Januari 24, 2010 @ 2:57 pm
ah……..manusia memang perusak alam sekitar ya mas
sp yg bertanggung jawab selanjutnya???
Kakaakin berkata,
Januari 24, 2010 @ 3:03 pm
C5H12O6 itu apa ya??
Mas ini loh… bikin penasaran aja postingannya
yani berkata,
Januari 24, 2010 @ 3:12 pm
oiya jadi mengingatkan, bukan C5H12O6, tapi C6H12O6 kan? itu rumus molekul untuk gula.
narsis berkata,
Januari 24, 2010 @ 3:09 pm
lagi-lagi ketemu artikel yang bermanfaat,, manteps mas..
Meliana Aryuni berkata,
Januari 24, 2010 @ 3:09 pm
Nah, apa yang terjadi jika global warming dengan alur fotosintesis itu ? Apakah akan merusak hasil dari fotosisntesis ?
sangsaka berkata,
Januari 24, 2010 @ 4:28 pm
wadoh… sebenernya saya gak begitu paham dengan istilah2 biologi, tapi saya yakin tulisan ini dibuat bukan tanpa tujuan, dan sekali lagi saya sangat yakin tujuannya untuk kebaikan alam dan manusia…
*kalo autotrof itu berada di pihak autobots apa decepticons kang?”
Abdi Jaya berkata,
Januari 24, 2010 @ 4:53 pm
akibatnya apa ya pemanasan global terhadap terumbu karang, saya belum nangkep nih…
musayka berkata,
Januari 24, 2010 @ 5:09 pm
cikal bakal ilmuwan Indonesia nie..
lanjutkan! saya hanya bisa membantu doa
risa berkata,
Januari 25, 2010 @ 1:46 am
hasil dr ftosintesis tu slalu O2(oksigen) dn C6H12O6 (gula),jd wlwpn ada pmansn glbal hsilnya ttp tu,g mrusak haslnya..bgituu.
Batavusqu berkata,
Januari 25, 2010 @ 2:15 am
Salam Takzim
Selamat pagi, mohon izin menempatkan berita louncing blog saya yang baru, semoga berkenan
http://isro-m.com/
Salam Takzim Batavusqu
badruz berkata,
Januari 25, 2010 @ 2:27 am
artikel yang menarik mas, sampai segitunya ya….
salam saya mas.
Ayahnya Ranggasetya berkata,
Januari 25, 2010 @ 3:07 am
sama spt abdi jaya, belum bisa nangkep apa pengaruhnya pemanasan global terhadap terumbu karang.
Mungkin masih ada kelanjutannya ya, Mas?
sunarnosahlan berkata,
Januari 25, 2010 @ 4:42 am
fotosintesis materi yang selalu diulang-ulang, banyak mata kuliah yang sama terima membahas fotosintesis, kini berkewajiban menyampaikan pula tentang salah satunya juga fotosintesis, semoga sekecil apapun memberikan kontribusi untuk penyelamatan bumi
Fi berkata,
Januari 25, 2010 @ 5:33 am
global warming selalu bikin rusak semua ekosistem di muka bumi ini, tak luput juga terumbu karang yang langka.
makasih sudah ^parkir^ di tempatq
adizone berkata,
Januari 25, 2010 @ 5:54 am
dunia tambah panas aja…
stop global warming
bunchofretards berkata,
Januari 25, 2010 @ 6:05 am
kok seperti kembali ke jaman sma…
berarti yang bikin pemanasan global pada gak lulus sma, ato paling gak masa2 sma nya dodol… (curhat)
orange float berkata,
Januari 25, 2010 @ 6:12 am
dari waktu ke waktu bumi kita semakin tua.
“stop global warming, let’s save our earth” begitu biasa saya denger di tv
willy berkata,
Januari 25, 2010 @ 6:13 am
stop global warming…
setuju.
omiyan berkata,
Januari 25, 2010 @ 6:27 am
jangan ditunda ah kemaren aja udah terasa panas banget cuaca
sauskecap berkata,
Januari 25, 2010 @ 6:30 am
terumbu karang berfotosintesis juga ya? bukannya mereka binatang?
tukangobatbersahaja berkata,
Januari 25, 2010 @ 6:58 am
Jadi inget kuliah Mortum dan Antum

selamatkan terumbu karang.
buraqmanari berkata,
Januari 25, 2010 @ 7:24 am
nice post,… terumbu karang mmg hrus dilestarikan krn merupakan rantai khidupan makhluk laut,… smg kita semua peduli
buraqmanari berkata,
Januari 29, 2010 @ 3:43 pm
http://buraqmanari.wordpress.com/2010/01/29/tamasya-bw-ah-part-i/
adin berkata,
Januari 25, 2010 @ 7:51 am
seperti belajar biologi lagi….hehe
bintangtimur berkata,
Januari 25, 2010 @ 9:03 am
Ini bagian ke 2 ya, ada terusannya kan…?
Jadi belum bisa komentar dulu deh, masih menyimak
Rindu berkata,
Januari 25, 2010 @ 9:32 am
Selamatkan generasi dengan menyelamatkan hutan, ini saya baca di moto Greenpeace Indonesia, hebat !!
bayuputra berkata,
Januari 25, 2010 @ 9:42 am
masalah pemanasan global mengingatkan saya akan film the day of tomorrow …
caca berkata,
Januari 25, 2010 @ 9:56 am
niceee post …. ^^kita sesama libra… hehehe…
matanaga berkata,
Januari 25, 2010 @ 11:06 am
jadi makin mengerti ilmu pengetahuan alam nih..
cahaya dapat pembentukan zat rupanya
wahyu nurudin berkata,
Januari 25, 2010 @ 1:05 pm
kalao global warming, es kutub mencair, air laut jadi banyak kan tambah enak? terumbu punya banyak air.
KangBoed berkata,
Januari 25, 2010 @ 2:03 pm
RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk
MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
KangBoed berkata,
Januari 25, 2010 @ 2:04 pm
Mangstaaaaaaaaabbbs mas.. tetap semangat..
salam sayang selalu
suhendra berkata,
Januari 25, 2010 @ 2:06 pm
bagus postingannya, oh ya salam kenal dr saya…..kalau gak keberatan main juga ya ke blog gue,bg teman2 yang lain juga boleh,entar gue main balik
vany berkata,
Januari 25, 2010 @ 5:10 pm
wah, saia jd ingat pelajaran biologi pas SMP, mas
ekasona berkata,
Januari 26, 2010 @ 2:29 am
Kalau terumbu karang musnah, berarti kehidupan ikan – ikan dan makhluk lainnya didasar laut bisa musnah… dan juga bisa berdampak negatif juga pada manusia… Ayo kita sebarkan kesemua teman – teman untuk peduli terhadap ekosistem bawah laut termasuk terumbu karang…!! Aku kan selalu mendukung itu…
zulhaq berkata,
Januari 26, 2010 @ 4:15 am
global warming…masalah yang berkepanjangan
jalandakwahbersama berkata,
Januari 26, 2010 @ 4:26 am
Assalamu’alaikum, mari kita hentikan bersama pemanasan global ini, semua ini adalah tanggung jawab kita bersama, karena pada dasarnya bumi hanya memberikan apa yang kita berikan padanya. (Dewi Yana)
attayaya berkata,
Januari 26, 2010 @ 4:28 am
pemanasan global salah satunya mengakibatkan pencairan kutub es yang menyebabkan naiknya permukaan air laut.
air laut yang naik akan mengurangi daya jangkau sinar matahari untuk menembus air laut.
terumbu karang akan kekurangan sinar matahari, maka pertumbuhannya akan melambat dan kemudian mati.
bidan desa berkata,
Januari 26, 2010 @ 6:05 am
wahhh mantap nich artikelnya…
bidan desa berkata,
Januari 26, 2010 @ 6:05 am
jadi tambah wawasan….
keep in touch mas
gerhanacoklat berkata,
Januari 26, 2010 @ 7:43 am
kadang2 kita ga sadar hal kecil yang kita buat udah menambah satu hal yang merusak lingkungan
post yang keren bro
Pensioner berkata,
Januari 26, 2010 @ 7:56 am
Selamat sore sahabatku.
Saya berkunjung untuk berkenalan dan silaturahmi serta menyerap ilmu disini.
Saya juga ingin memperkenalkan blog yang baru soft opening yaitu Pensioner. (http://www.dreamscometruela.org)
Sebagai newbie mohon masukan,kritik dan saran dari para senior agar blog saya ini menarik dan bermanfaat
Terima kasih, salam hangat dari Surabaya.
anyin berkata,
Januari 26, 2010 @ 10:37 am
makin parah aja… gimana nasib kita nanti ya
katakatalina berkata,
Januari 26, 2010 @ 10:55 am
menunggu lanjutannya, sobat…
dedekusn berkata,
Januari 26, 2010 @ 11:05 am
Berusaha menghindari pemanasan gobal berarti peduli terhadap generasa anak cucu kita.
Selamatkan bumi dan pemanas global & piss
Sukses!
etha berkata,
Januari 26, 2010 @ 2:25 pm
eh…masih ad lanjutannya to???
tyan's berkata,
Januari 26, 2010 @ 2:33 pm
masalah penghijauan akan selalu mendukung….,
Itik Bali berkata,
Januari 26, 2010 @ 7:22 pm
Yang kelihatan pertamanya itu dulu
tapi dampaknya semakin meluas
BENY KADIR berkata,
Januari 26, 2010 @ 9:27 pm
Selamat pagi,Mas!
Semoga hari ini Mas sehat dan semangat.
Selamat beraktivitas di hari yg baru.
tary si kuman berkata,
Januari 27, 2010 @ 12:54 am
mengenai terumbu karang kalo di tempatku udah hampir 50 persen rusaj, bukan karena pemanasan global aja, tapi karena penambangan di laut.
Batavusqu berkata,
Januari 27, 2010 @ 2:53 am
Salam Takzim
Selamat pagi kang, selamat beraktivitas semoga tetap ada keleluasan untuk rezeki Amin.
Salam Takzim Batavusqu
vamps berkata,
Januari 27, 2010 @ 11:17 am
global warming smakin kerasa aja efeknya skrg2 ini. gmn buat tahun2 kedepan ya
miawruu berkata,
Januari 27, 2010 @ 11:19 am
ga cuma manusia aja yg ngerasain efek dari pemanasan global, terumbu karang juga ternyata
suwung berkata,
Januari 27, 2010 @ 1:00 pm
kok bisa berpengaruh gitu ya?
ngak nyape nih otakku
kishandono berkata,
Januari 27, 2010 @ 2:10 pm
belum selesai ya? hubungannya sama global warming apa?
yasmin berkata,
Januari 27, 2010 @ 2:53 pm
ditunggu lanjutannya lagi ..
ternyata efek fotosintesis sangat besar ya, bukan cuma untuk pembentukan makanan buat tumbuhan aja.
nambah ilmu nih, hehe
makasih ya
hoster berkata,
Januari 27, 2010 @ 5:45 pm
pemanasan global bisa dihentikan ga yah. bahaya tuh kalo semua es di kutub mencair…
nurhayadi berkata,
Januari 27, 2010 @ 6:20 pm
Berkunjung mas… selamatkan bumi dari kepunahan
doelsoehono berkata,
Januari 27, 2010 @ 7:35 pm
berkunjung untuk ucapin selamat Malam .
untuk kesekian kalinya saya datang semoga tidak punya rasa bosan .
penuh dengan kepedulian
ardyan berkata,
Januari 27, 2010 @ 10:24 pm
kunjungan balik mas….
mari kita slamatkan bumi dari pemanasan yang semakin menggila ini
Ruang Hati berkata,
Januari 28, 2010 @ 12:28 am
Bertandang ke Lapak para Sahabat Nara Blog Tercinta, Ruanghati rasanya lama tidak jalan-jalan mengunjungi para Sahabat (Blogger) coz beberapa hari sangat sibuk sekali nih, Semoga para Sahabat selalu dalam keadaan baik dan bahagia selalu dalam rahmat serta kasih sayang Tuhan Yang Maha Kuasa, Amien. 2 hari terakhir ini juga Blog ruanghati keknya ada problem beberapa teman bilang ketika mau masuk ke blog kami ada semacam alert situs berbahaya, minta doanya semoga segera bisa normal kembali,
Salam hangat
Ruanghati
neni berkata,
Januari 28, 2010 @ 4:43 am
selamatkan ekosistem lauuuuuuuuuttttttttttttttt…………………..
Mas Paidi berkata,
Januari 28, 2010 @ 5:20 am
Salam kenal buat anda.
Sukses slalu dengan tulisanya.
Jabat erat slalu dari bloger baru.
tuteh berkata,
Januari 28, 2010 @ 8:11 am
Bonafid nih tulisannya hehehe…
Semoga ekosistem laut tidak lagi dirusak oleh orang2 yang tak berperasaan!
cow berkata,
Januari 28, 2010 @ 10:20 am
kok nanggung tulisananya kurang panjang nih kan kita juga pingin belajar banyak (cerewet mode on)
Cerita Inspirasi berkata,
Januari 28, 2010 @ 10:30 am
hmm.. saya mengikuti sejak artikel sebelumnya, luv this!! salut deh buat artikel ini, semoga saja dapat membentuk wacana dan kesadaran pembacanya (termasuk saya) akan pemanasan global ini.. ^^
anggi berkata,
Januari 28, 2010 @ 10:50 am
Waduh.. Saya agak nggak mudeng. Intinya kita harus selamatkan ekosistem laut kita ya mas?
melly berkata,
Januari 28, 2010 @ 11:18 am
wah..anak IPA banget nih klo di SMA ..hehe
gak ngerti dengan rumus2 seperti itu.
catatan febri berkata,
Januari 28, 2010 @ 3:34 pm
saya sudah lupa dengan yang begituan. sekarang yang saya ingat adalah
aset = Kewajian + Ekuitas
Yunus Chalim berkata,
Januari 28, 2010 @ 4:35 pm
jadi teringat jaman2 sd, smp, dan sma,, rindunya masa2 itu..
fotosintesis dan kroninya
Ruang Hati berkata,
Januari 29, 2010 @ 12:27 am
prihatin dengan fakta kerusakan terumbu karang kita yang semakin luas, mari kita jaga untuk generasi mendatang
mr.sotoy berkata,
Januari 29, 2010 @ 4:20 am
like im in biology class
haha
nice post anyway
uni berkata,
Januari 29, 2010 @ 5:30 am
postingan terumbu karangnya masih ada lanjutannya ya sahabat? ^_^ btw, hav a nice weekend
volver berkata,
Januari 29, 2010 @ 5:33 am
sbenernya kalo tambah panas tambah dikit kan terumbu karangnya?
dasir berkata,
Januari 29, 2010 @ 7:44 am
menakutkan sob kalau makin panas bumi ini..salam
annosmile berkata,
Januari 29, 2010 @ 10:45 am
reaksi fotosintesis menghasilkan energi dan o2..
jangan sampai ekosistem terumbu karang terganggu
Kakaakin berkata,
Januari 29, 2010 @ 11:40 am
Ayo, Mas… Lanjutannya
elia|bintang berkata,
Januari 29, 2010 @ 5:30 pm
jadi tulisan ini bersambung ya.. saya tunggu lanjutannya tentang dampak pemanasan global terhadap ekosistem terumbu karang
munir ardi berkata,
Januari 29, 2010 @ 9:47 pm
ijin mengamankan yang ke 97 boleh kan (wah pijem istilah bang alam nih)
munir ardi berkata,
Januari 29, 2010 @ 9:48 pm
datang bergerilya sebelum pagi
munir ardi berkata,
Januari 29, 2010 @ 9:54 pm
sekarang terumbu karang terancam hilang wah hialang deh pantai indah, selainn dijarah juga karena pemanasan global
adelays berkata,
Januari 30, 2010 @ 1:00 am
Wah.. secara kebetulan saya comment ke seratus ya…
Terima kasih atas pencerahannya tentang pemanasan global….
Sangat bermanfaat
Ankardiansyah Pandu Pradana berkata,
Januari 30, 2010 @ 4:49 am
baru sekitar 3 bulan lalu ikut praktikum fotosintesis. masih inget betul percobaannya pakai alga.
ya harapan kita semoga alam ini tetap terjaga dan seimbang.
Yolis berkata,
Januari 30, 2010 @ 6:12 am
waaahh.. makasih neh buat artikelnya mas… semoga kita makin tau akan efek pemanasan global ini,, dan makin sadar diri juga untuk mulai mengurangi hal2 yg menimbulkan global warming itu sendiri…
BENY KADIR berkata,
Januari 30, 2010 @ 10:03 am
Selamat sore,Mas!
Berkunjung lagi ni.
Moga selalu sehat dan tetap bersemangat.
Salam!
avokadojuice berkata,
Januari 30, 2010 @ 2:45 pm
kya plajaran sma… hehe
info na asik bgt…. mksh wat info na =)
ravimalekinth berkata,
Januari 30, 2010 @ 11:51 pm
saya tunggu part 3 nya ya
lyantie berkata,
Januari 31, 2010 @ 1:28 am
saya nggak begitu concren dengan pemanasan gombal eh global ini. cuma ya gitu, puwanas sudah beda dengan 15 tahun lalu
the kinng berkata,
Januari 31, 2010 @ 4:30 am
efek pemanasan global, akhir-akhir ini siang dan malam makin panas aja. Salam sukses
arsumba berkata,
Januari 31, 2010 @ 8:02 pm
hmmm… jadi tahu sekarang..
thanks sob..
dameydra berkata,
Februari 1, 2010 @ 4:44 am
hehehe,…. aku suka,…. banyak pengalaman sekarang
miawruu berkata,
Februari 1, 2010 @ 1:23 pm
jadi ingat pelajaran bilogi waktu SMp dulu
budies berkata,
Februari 1, 2010 @ 11:09 pm
selalu berjuang untuk hijaunya bumi
sukses mas
darahbiroe berkata,
Februari 2, 2010 @ 1:55 am
yupzzz ayooo dukung gerakan stop global warming
berkunjung wah commentnya banyak bangettt hehe
ditunggu kunjunganya lagi makasih
mandor tempe berkata,
Februari 2, 2010 @ 4:40 am
Hasil fotosintetis itu sepertinya semacam gula atau karbohidrat ya, ditambah lagi oksigen. Hubungannya dengan pemanasan global dimana yah, kok gak dijelaskan sekalian?
senny berkata,
Februari 3, 2010 @ 6:39 am
waduh, baca postingan ini berasa lagi sekolah
monda berkata,
Februari 3, 2010 @ 3:30 pm
sambungannya kok lama..belum muncul juga nih
liza berkata,
Februari 4, 2010 @ 3:29 pm
jadi ingat pelajaran biologi di bangku sekolah dulu
tuteh berkata,
Februari 6, 2010 @ 12:52 am
Updateeeeeeeeeeeeeee…. Sibuk kah?
Rossa berkata,
Februari 6, 2010 @ 6:04 am
well, postingan ini berguna banget buat knowledge.
thanks..
yemima grace berkata,
Februari 6, 2010 @ 6:23 am
pemanasan global mmbuat duniia ini smakinnt bnyk bncnna,,
oleh krna itu mlai u/ mnjaga lngkungan u/ mngnrangi efek dri pmanasan global..
yemima grace berkata,
Februari 6, 2010 @ 6:24 am
hmm,,,
pemanasan global mmbuat duniia ini smakinnt bnyk bncnna,,
oleh krna itu mlai u/ mnjaga lngkungan u/ mngnrangi efek dri pmanasan global..
neo berkata,
Februari 6, 2010 @ 6:27 am
serasa back to school..
h-run berkata,
Februari 6, 2010 @ 11:42 am
wah.. ngeri juga kalo begini
mira berkata,
Februari 7, 2010 @ 5:03 pm
“Dari berbagai spektrum cahaya yang dihasilkan matahari, sinar merah dan sinar nila lah yang paling banyak digunakan (diserap klorofil).” karena ozon udah semakin menipis apa pengaruhnya terhadap sinar-sinar itu om??
tomi berkata,
Februari 8, 2010 @ 12:04 pm
wahh pemanasan global efeknya emang mengerikan
btw jarang update lagi bro? hehe…
mata hati berkata,
Februari 8, 2010 @ 6:36 pm
aku pernah baca selebaran bukunya.. sejak itu aku cm makan daging seminggu sekali
wahyu berkata,
Februari 9, 2010 @ 9:26 am
perasaan dulu sampeyan sudah buat ini. belum update posting pak ya?
wong jogja berkata,
Maret 6, 2010 @ 11:23 am
ternyata bs juga tuh global warming berpengaruh pada fotosintesis dan terumbu karang btw nice post bro.. keep posting n salam kenal
awi berkata,
Maret 7, 2010 @ 4:15 pm
ga cuman ngrusak terumbu karang tapi kulit juga kena dampaknya ……………..
Adya berkata,
Maret 30, 2010 @ 2:01 am
trus tindakan konkritnya gmn??
JOB CAREER VACANCY berkata,
April 14, 2010 @ 3:25 pm
nyoba kirim komentar pagi-pagi gini. Dapatkan informasi lowongan pekerjaan terbaru di informasi lowongan kerja
leviathan berkata,
Juni 9, 2010 @ 7:09 pm
ayo kita jaga dan lestarikan terumbu karang nusantara…..
rhudie1990 berkata,
Juni 19, 2010 @ 3:49 am
selamat n sukses
ifan berkata,
Juni 29, 2010 @ 9:29 am
Bagus
Nice
jus manggis xamthone berkata,
September 14, 2011 @ 3:28 am
semoga menjadi pemikiran kita kedepannya
Loker Seni berkata,
September 30, 2011 @ 2:35 pm
MEmang dengan Kecanggihan Teknologi ini ALam kita menjadi rusak…..
jasa catering berkata,
Oktober 8, 2011 @ 3:04 pm
wah serem ya efeknya.. hikz
Game Compressed berkata,
Oktober 11, 2011 @ 3:39 am
Terima Kasih Infonyaa
saya sendiri berkata,
Oktober 14, 2011 @ 7:19 am
wahhh.. ngeriiiiiiiiiii..