Posts tagged Sumatera

Menyikapi Tahun Baru 1 Muharram 1431 Hijriah

Apa yang perlu dimaknai, diambil pelajaran dari hari besar ini. Tentu kita tidak ingin melewatinya begitu saja tanpa sesuatu yang berarti, tanpa motivasi ke depan dalam menjalani hidup. Jika Anda sudah memilikinya atau bahkan masih mencarinya, sisipkan lah sedikit untuk alam kita tercinta yang semakin kurang diperhatikan. Bukan karena suara mereka pelan, bukan pula karena mereka bisu atau mereka tidak berteriak. Jerit alam di tengah kesibukan kita terdengar jelas dimana-mana. Hanya kita yang mengacuhkannya saudara.

Perburuan satwa langka di Indonesia masih tinggi sampai saat ini. Saya pernah menulis tentang Gajah Sumatera yang jumlahnya semakin berkurang setiap tahun. Sekarang kita akan melihat kekayaan khas Indonesia lain yang diburu setiap tahunnya, Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrea). Herannya, perburuan dilakukan oleh penduduk pribumi sendiri. Bukti kurangnya kesadaran  memiliki.  Tahun 1994 tercatat jumlahnya sekitar 400-500 ekor yang masih hidup.

Tulisan ini hanya catatan kecil dari yang sudah-sudah. Tapi pertanyaannya, apa kita sudah menyadari bahwa kita kehilangan kekhasan kita sebagai Bangsa Indonesia? Selamatkan hewan-hewan kita.

Comments (73) »

GAJAHKU SAYANG, GAJAHSUMATERAKU MALANG…

Gajah Sumatra (elephas maximus sumatranus) dalam Lima tahun terakhir tercatat sebanyak 64 ekor telah mati. Tahun 2006 merupakan tahun terbanyak yaitu sebanyak 24 ekor. Sedangkan pada tahun ini, 2009, sebanyak 9 ekor. Pada tahun-tahun berikutnya diperkirakan jumlah ini akan semakin banyak karena penggila gading gajah semakin banyak seiring dengan semakin banyaknya orang-orang kaya kapitalis yang memiliki museum pribadi. Dunia semakin menggila.

Dengan daya reproduksi gajah betina yang rendah yakni melahirkan 4 tahun sekali, membuat populasi Gajah Sumatra semakin sedikit. Sejak dibentuknya badan perlindungan Gajah Sumatra, populasinya mulai membaik dengan angka perburuan menurun hingga 5%, namun hal yang mengejutkan terjadi sejak Lima tahun terakhir ini. Gajah-gajah yang diburu dan mati adalah gajah-gajah yang dilindungi. Kita patut mempertanyakan kinerja badan ini. Apakah karena kesejahteraan mereka kurang diperhatikan atau para pemburu yang semakin pintar.

Hal ini tidak boleh dianggap enteng oleh pemerintahan Indonesia. Gajah Sumatera sebagai hewah khas asli tanah air ini hanya akan menjadi barang pajangan museum nasional jika perburuan gajah tidak hentikan mulai sekarang. Setelah beberapa kebudayaan khas Indonesia dicuri negara lain, apakah kita harus rela juga hewan khas kita mati ditanah sendiri di depan mata kita. Seharusnya kita menangisi hal ini.

Generasi muda bangsa ini merupakan harapan untuk memulihkan populasi Gajah Sumatera. Tetapi bagaimana cara untuk menumbuhkan kesadaran itu. Ini merupakan tanggungjawab bersama.

Comments (1) »